Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Workshop Pengolahan Susu Jagung Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Pertanian di Desa Sidokerto

Sidokerto, 23 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sidokerto bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Pengolahan Susu Jagung di Balai Desa Sidokerto. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Sidokerto sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk yang bernilai tambah.

Desa Sidokerto merupakan salah satu desa yang memiliki potensi produksi jagung yang cukup besar. Berdasarkan data hasil panen jagung yang didapat dari hasil wawancara dengan ketua kelompok tani Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, tercatat sebesar 170 ton pada tahun 2025. Melimpahnya hasil panen tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Praktik pembuatan susu jagung oleh peserta workshop
Praktik langsung pembuatan susu jagung oleh ibu-ibu PKK dipandu oleh perserta KKN 17 Desa Sidokerto.

Melalui workshop ini, peserta mendapatkan materi mengenai kandungan gizi jagung, manfaat susu jagung bagi kesehatan, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk olahan tersebut. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan susu jagung mulai dari proses pemipilan jagung, perebusan, penghalusan menggunakan blender, penyaringan sari jagung, hingga proses pemasakan dengan penambahan susu, gula, dan sedikit garam.

Jagung merupakan bahan pangan yang kaya akan karbohidrat, serat, vitamin, mineral, asam folat, kalium, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Dengan kandungan gizi tersebut, susu jagung dapat menjadi salah satu alternatif minuman sehat yang berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan rumah tangga. Suasana workshop berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya mengenai proses pembuatan, daya simpan produk, hingga strategi pemasaran apabila susu jagung diproduksi sebagai usaha rumahan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta berkesempatan mencicipi hasil olahan susu jagung yang telah dibuat bersama.

Peserta workshop mencicipi susu jagung
Hasil olahan susu jagung bersama.

Pemerintah Desa Sidokerto mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan mengolah potensi pertanian lokal. Melalui kolaborasi dengan Mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk berinovasi dalam mengembangkan hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Menurut saya, ini bisa menjadi ide usaha rumahan karena bahan-bahannya mudah didapat dan cara membuatnya juga sederhana. Kalau dikemas dengan menarik, mungkin bisa dijual di lingkungan sekitar,” ungkap Hj. Sufairoh Ibu Ketua PKK.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Ke depan, Pemerintah Desa Sidokerto berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga mampu mendorong lahirnya produk-produk unggulan desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa. /KKN 17 UPN Surabaya 2026